1. Bentuk tepian bulat = bertekad bulat, kemauan keras dan sungguh-sungguh untuk berlatih.
2. Bertepi hitam = sifat wajib Allah Swt., yakni kekal (baqa’)
3. Warna biru pada dasar lingkaran = keagungan, pribadi yang luhur
4. Matahari = pencerahan, menunjukkan sebagai Putera Muhammadiyah.
5. Bunga mawar = keharuman, menjaga nama baik dan menjunjung kehormatan
6. Warna merah pada bunga mawar = keberanian, menegakkan kebenaran dan merobohkan kebatilan
7. Kelopak mawar dengan warna hijau = kesempurnaan, karunia Allah Swt. untuk manusia sebagai makhluq yang paling sempurna, yang harus disyukuri
8. Bunga melati berjumlah sebelas = jumlah rukun iman dan rukun Islam
9. Warna putih pada bunga melati = kesucian, kebersihan jiwa seorang pesilat Tapak Suci dari sifat sombong, takabbur, riya’ dan dendam
10. Telapak tangan kanan = keutamaan, tangan kanan sebagai simbol yang utama menunjukkan bahwa seorang pesilat Tapak Suci harus mampu menjadi contoh yang baik dalam lingkungannya, di sekolah, rumah, serta di manapun ia berada
11. Tangan terbuka = kejujuran, keterbukaan, menjauhkan diri dari sifat munafik (hipokrit)
12. Berjari rapat = keeratan, persahabatan dan persaudaraan yang erat, tulus dan ikhlas, tanpa membeda-bedakan, di antara anggota Tapak Suci, yang dijaga hingga kapan pun (ukhuwah Islamiyah)
13. Ibu jari tertekuk = kerendahan hati (tawadhu’), tidak pernah menyombongkan diri
14, Keseluruhan lambang tersimpul dengan nama "TAPAK SUCI", yang mengandung arti: Bertekad bulat mengagungkan asma ALLAH Subhanahuwata’ala, kekal dan abadi. Dengan keberanian menyerbakkan keharuman dengan sempurna. Dengan Kesucian menunaikan Rukun Islam dan Rukun Iman. Mengutamakan keeratan dan kejujuran dengan rendah hati.